Showing posts with label Learning and Study. Show all posts
Showing posts with label Learning and Study. Show all posts

Monday, October 9, 2023

Public Speaking

Speaker pemula tentu saja tidak akan lepas dari perasaan gugup, rasa cemas dan bahkan terkadang mendadak blank sesaat sebelum tampil. Padahal sebagai seorang karyawan menguasai kemampuan berbicara didepan publik adalah sebuah keharusan.

Oleh karena itu saat berbicara didepan umum akan menjadi lebih mudah dilakukan jika kita mampu mengemas pesan yang akan disampaikan didepan audience dengan sempurna. Karena berbicara didepan publik kita tidak bisa berbicara asal asalan, setidaknya kita harus dapat berbicara dengan terstruktur, jelas dan tidak berbelit belit.

Kemampuan public speaking bukan sebuah kemampuan yang dibawa seseorang sejak lahir, namum dapat dilatih dan dikembangkan.

Dengan mempelajari Public Speaking maka selain dapat menunjang karir, juga dapat membangun keyakinan dan kepercayaan diri, sehingga dapat menyatukan banyak orang untuk bersama, menjangkau waktu orang dalam waktu yang cepat serta dapat mendukung pencapaian target.

Kompetensi Public Speaking diharapkan dapat dipahami dan dipraktikkan dalam menunjang efektivitas pelaksanaan tugas sebagai karyawan.

Saat ini Surabaya Study Group membuka kelas workshop Public Speaking, segera cari informasi dan mendaftar di http://bit.ly/daftarSSG45



Monday, November 30, 2020

SSG#39 Virtual yang Berbeda



Para Panitia Surabaya Study Group #39 telah berkumpul sejak pukul 12.00 di Aston yang berada di lokasi Kahuripan Sidoarjo. Sambil menyantap makan siang, para Pengurus IPOMS Surabaya ini menyiapkan kegiatan rutin untuk mengadakan SSG#39 yang akan dimulai pada pukul 13.00

Di masa pandemi ini memang aktivitas Study Group hanya bisa dan diperboleh melalui virtual, seperti yang dilakukan pada SSG#37 dan SSG#38. Namun kali ini kita menghadirkan format baru. Masih menggunakan aplikasi Zoom, namun kali ini MC, moderator dan narasumber berkumpul di sebuah ruangan meeting.

Tentunya tetap dengan tertib aturan protokol ksehatan Covid-19. Yaitu dengan ingat pesan ibu, pakai masker, senantiasa cuci tangan dan jaga jarak. Sewaktu masuk hotel pun kita sudah dicek suhu oleh Satpam.

Peserta yang terdaftar adalah sejumlah 135 peserta. Namun dikarenakan akun Zoom Pro hanya memperbolehkan 100 orang, maka sisanya menggunakan aplikasi Youtube Live, tercatat sejumlah 117 view saat acara berakhir, sedangkan peserta yang menggunakan Zoom tercatat 93 akun.

  1. Abdul Rizal SSG-436
  2. Achmad Muzacky SSG-439
  3. Aditya Fakhrezi SSG-421
  4. Agmelia Nurul Afifah SSG-420
  5. Agung Ektika SSG-037
  6. Agus Syarif Maulana SSG-438
  7. Airlangga Prima SSG-460
  8. Anang Fahmi Syarif SSG-144
  9. Andri Kabul SSG-368
  10. Andrias Dwi Pangestuti SSG-414
  11. Boni Laksito Purnomo SSG-394
  12. Briliany Mokoginta SSG-413
  13. Christine Limbara SSG-403
  14. Cyrilus Anselmo J. SSG-445
  15. D.Marshall Saluding SSG-266
  16. Dani SSG-429
  17. Dewi Purnamasari SSG-411
  18. Dian Trihastuti SSG-461
  19. Dicky Arimiantoro SSG-167
  20. Dwi Sri lestarini SSG-452
  21. Edy Hardiyanto SSG-462
  22. Eileen Onggaria SSG-405
  23. ERICK ALEXANDER MENDROFA SSG-431
  24. Erwin K Awan SSG-059
  25. Esra Sihombing SSG-422
  26. Etim supriatman SSG-402
  27. Evelyn Yuniar Krisanti SSG-437
  28. F. X. Mangun Wijaya Tukan SSG-430
  29. Fauzi Arif SSG-004
  30. frans prasetia adinata SSG-449
  31. GILMORE A. NOM SSG-419
  32. HARDITRIYONO PUTRA SSG-379
  33. Hendy Karles SSG-361
  34. Ikhram Lubis SSG-206
  35. Ismail Nur Hakim SSG-463
  36. Isnaeni Nur Utami SSG-455
  37. Jauh Harul SSG-426
  38. Jossi Hutagalung SSG-464
  39. Julius Taslim SSG-415
  40. Kenny Rao SSG-450
  41. kevin fedy pranata SSG-444
  42. Kristoforus Hidayat Abadi SSG-148
  43. Kurniawan Dwi Ananto SSG-417
  44. Ladju Sujatmiko Linaksita SSG-459
  45. Laks SSG-465
  46. Leonardo SSG-440
  47. Lilia Pasca Riani SSG-029
  48. Lithrone Laricha S,S.T,M.T. SSG-400
  49. Marlia Suripno SSG-410
  50. Megapuspa Marieta SSG-457
  51. Michael Andreanus Widijono SSG-447
  52. Muhammad Andy Triswanto SSG-406
  53. Muhammad Ilfadz Alfian SSG-425
  54. Narendra Diva Arlingga SSG-446
  55. Naufal Ghani Ibrahim SSG-115
  56. Nehemia lukman SSG-466
  57. Nur Ayu Irmawati SSG-467
  58. Nur edi santoso SSG-378
  59. Nur Laela Prasetyaningrum SSG-456
  60. Nurkholis Jannati SSG-454
  61. Oktania Nur Feruzia SSG-408
  62. Pipit Sari Puspitorini, ST., MT SSG-099
  63. Ragil Nurhidayatun SSG-458
  64. Retno Astuti SSG-069
  65. Reza Adi Pratama SSG-412
  66. Riki Tradisela Tedisyah SSG-432
  67. Ristonny Herady SSG-143
  68. RISTY INDRIYANI SSG-451
  69. Rivaldo Dwi Pramono SSG-448
  70. Rizka Nabila SSG-418
  71. ROMY NUR FADILAH SSG-427
  72. Royce Ferdinands S SSG-441
  73. Santoso SSG-423
  74. Sartika Dewi SSG-428
  75. Shovella Santy A SSG-433
  76. Steven Kurniawan Dompas SSG-435
  77. Suryo Wahono SSG-339
  78. Sutandi SSG-401
  79. Sutomo Asngadi SSG-356
  80. Taro Muhtarom SSG-114
  81. Tatit Aji Wijaya SSG-145
  82. Taufan Yanuar SSG-007
  83. Tobias Hansel SSG-442
  84. Tutut Rindiar Gandi SSG-453
  85. Utomo Gala SSG-424
  86. Vincent Noivano SSG-434
  87. Vincentius Aditya Herdianto SSG-404
  88. Vini Agatha Yogantoro SSG-409
  89. Wenny Rosalin Widyasari Purnomo SSG-416
  90. Widhy Wahyani, ST., MM. SSG-140
  91. Yoga Firmandou SSG-407
  92. Yohanes Wijaya SSG-443
  93. Yudha Indrianto SSG-340






Dan alhamdulillah acara Study Group berjalan dengan lancar dan sukses, dan tepat pukul 15.00 berakhir setelah melewati 45 menit materi dan 45 menit tanya jawab.

Terima kasih kepada sponsor yang telah membantu jalannya acara ini :
@agility
@soeketgn
@astonsidoarjo
.
Media Partner :
@eradiostreaming

Friday, November 27, 2020

Apa yang Menjadikan SSG#39 Begitu Spesial?

Study Group ke 39 ini berbeda dari biasanya, bisa jadi Study Group yang pertama kita lakukan secara special

.
Kenapa special?
.
Kalau webinar sebelumnya kami semua di rumah masing2, kali ini dengan tema "Balance Scorecard" kami mencoba teknis lain dengan mengajak pengisi acara untuk berada di ruang meeting @astonsidoarjo dan menggelar webinar disana dan tentunya dengan peserta yang ada di tempat masing2 (tanpa harus datang ke lokasi)
.
Inilah kami, IPOMS Surabaya yang selalu tampil beda dari yang lain
.
Terima kasih kepada sponsor yang telah membantu jalannya acara ini :
@agility
@soeketgn
@astonsidoarjo
.
Media Partner :
@eradiostreaming
.
Dan kepada seluruh peserta yang telah hadir di zoom meeting 28 November 2020 dan tunggu kejutan2 menarik dari kami berikutnya serta Selamat Kepada Pemenang yang sudah mendapatkan souvenir dari kami, untuk yang belum kebagian jangan khawatir, tunggu giveaway dari kami berikutnya
.
Surabaya Study Group // Lets Grow Up Together
.
#learntogether #belajarbersama #tumbuhbersama #berkembangbersama #surabayastudygroup

Saturday, August 8, 2020

Circular Economy : An Economic Model of the Future

Di pertemuan Circular Economy 1 : Introduction, yang diadakan dalam SSG#37 sebelumnya, disebutkan bahwa saat Thomas Savery menemukan mesin uap pada tahun 1684 maka dimulailah revolusi industri, banyak dampak positif dan dampak negatif yang mengiringinya, salah satunya bahan mentah dan energi yang terkuras, karena saat itu menggunakan konsep linear economy.


Dalam pertemuan SSG#38, merupakan kelanjutannya yaitu Circular Economy 2 : An Economic Model of the Future, yaitu mengacu pada model industri regenerative dengan tujuan produk dirancang untuk memfasilitasi penggunaan kembali, pembongkaran, restorasi dan didaur ulang untuk memungkinkan sejumlah besar bahan digunakan kembali daripada memproduksi dari bahan baku pertamanya.

Kita bisa menggunakan pendekatan The ReSOLVE Framework, yaitu :
ReGENERATE
SHARE
OPTIMISE
LOOP
VIRTUALISE
EXCHANGE

Acara dimulai pukul 14.00 yang dibuka oleh Suryo Wahono, setelah dilantunkan lagu Indonesia Raya kemudian pukul 14.15 dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Erwin K. Awan selama 45 menit yang disimak dengan baik oleh 64 peserta.

Pukul 15.00 adalah sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Ristonny Herady & Taufan Yanuar, suasana cukup hidup, karena tercatat terdapat 20 pertanyaan, yaitu diantaranya:

Diansyah A
1. Apa bedanya Circular Economy dengan Green Economy
2. Apakah Zero Waste adalah contoh dari Circular Economy?
3. Apakah yang menjadi input didalam CE adalah material bekas pakai?
4. Bagaimana peran CE dalam menghadapi isu harga tomat yang anjlok, dimana ketersediaan barang melimpah sementara daya beli masyarakat menurun.

Khairunnisa M
5.  Apakah ada perusahaan di Indonesia yang menerapkan reverse logistics sebagai salah satu wujud circular economy? Bagaimana peluang reverse logistics di Indonesia dan dunia ke depan?

Diah Ayu S
6. Pemerintah akan melarang pengunaan PS mulai 1 Januari 2030, apakah ini juga akan berlaku juga untuk ABS SAN?

Suryo Wahono
7. Seberapa Jauh Saat ini Pemerintah Indonesia sebagai Regulator Mendorong terwujudna Circular Ekonomi? tadi sempat di sampaikan sekilas. mohon penjelasannya lebih jauh.

Si Suryani
8.  Sdh seberapa jauh industri/pelaku usaha kita mengenal circular economy?
9. Utk penerapan konsep ini, sejauh mana EU sdh menerapkan? Seperti apa kerangka waktu penerapan & targetnya?
10. Pandemi COVID-19 bisa jadi tipping point utk implementasi circular economy kah?

Nur Muflihah
11. Bagaimana hubungan antara LCM (life cycle management) dg circular economy? Serta langkah kongkrit perusahaan yg telah mengimplementasikan nya?

Nur Edi Santoso
12. apa bedanya sirkuler ekonomy dgn sustaint development/SGD yg dipelopory PBB yg diratifikasi negara negara yg hrs juga diterapkan oleh perusahaan
13. utk perusahaan yg mau komit terapkan sustaint development/atau sirkuler ekonomi, ternyata ujung-ujungnya utk bikin laporannya supermahal yg dikenakan oleh konsultan? ini yg memberatkan, apa solusinya ya

Teddy Asril
Circular economy, khusunya untuk area industri, harus ada keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan kepentingan bersama (common interest). Untuk global south (developed country & westerns), kesiapan infrastruktur dan mindset masyarakatnya sudah mampu untuk mendukung circular ekonomi. Pertanyaan:
14.  Bagaimana dengan negara-negara berkembang di asia dan di dunia, dimana infrastrukur, teknologi, people mindset belum secara maksimal aware dengan pentingnya circular economy?
15. Sebagai contoh Indonesia, dengan GDP per capita USD 14,800 masih digenjot untuk di akselerasikan sebagai negara maju (baru), tanpa regulasi jelas untuk comply ke circular economy, kira-kira pendekatan circular economy akan memberikan % berapa untuk 10-15 tahun kedepan (dengan opfimalisasi bisnis berada pada level MSME)? Terima kasih

Diah Ayu S
16. Sudah sejauh mana regulasi di Indonesia dan global tentang sustainability dan circular ekonomi? Apakah penerapan circular ekonomi mandatory untuk semua sektor industri di Indonesia? Terimakasih

Amri Hakim Sihite
17. Yang saya tangkap dari penjeleasan pak Erwin, ke depannya kita diharapkan pakai material yg telah di recycle dan jangan lagi material original.. namun suatu masalah terjadi bila material itu di recycle ada kemungkinan akan terjadi penurunan kualitas.. contohnya plastik.. kalau direcycle akan trjadi plastik kw (kwalitas bawah).. dan biasanya customer tidak mau pakai material daur ulang..

Ichsan
18. Bagaimana menghubungkan circular economy dgn program pemerintah di ketahanan pangan dan energi.

Diansyah:
CE ini dari yang sempat saya baca sekilas merupakan closed loop. Mohon koreksinya kalau keliru. Terkait concern negara2 Eropa mengenai sampah plastik, sementara kemasan2 produk banyak menggunakan plastik.
19. Apakah nantinya dengan CE ini produksi kemasan dibatasi sesuai jumlah kemasan yang sudah diproduksi?
20. Bagaimana perusahaan mencapai target produksi dengan CE?

Selain 20 pertanyaan diatas, juga terdapat 3 catatan dari peserta yang sangat bagus dan menarik untuk disimak, yaitu

Iwan Budhiarta (International Society for Sustainability Professional) 
Mohon ijin sharing pendapat. Circular Economy juga digunakan di dalam World Business Council for Sustainable Development. Bahkan skrg juga sudah ada Circular Economy Asia.

Cak Taro
Menambahkan cak Erwin, di webinar minggu kemarin dengan bea cukai ada wacana pengenaan cukai untuk plastik dan bahan bakar fosil karena dampaknya ke lingkungan, jd ini salah satu instrumen pemerintah dalam rangka mengendalikan plastik dan bahan bakar fosil. Yang mana pendapatan dari cukai plastik dan bahan bakar fosil ini bisa digunakan untuk riset dan pengembangan teknologi terbarukan dsb.

Mohsyarwani
Catatan: Berawal dari konsep Doughnut Economic-nya Kate Raworth.. untuk mewujudkan perekonomian.. yang tidak hanya memperhitungkan kesejahteraan dan kemakmuran, tetapi juga keberlangsungan planet yang kita tinggali.

Dan akhirnya tepat kurang 2 menit semua pertanyaan selesai dijawab, dan akhirnya acara ditutup oleh Suryo Wahono selaku pembawa acara.



Peserta yang hadir pada SSG#38 adalah sebagai berikut
SSG-007 Taufan Yanuar
SSG-059 Erwin K Awan
SSG-114 Taro Muhtarom
SSG-143 Ristonny Herady
SSG-144 Anang Fahmi Syarif
SSG-145 Tatit Aji Wijaya
SSG-165 Fricor Nevriadi
SSG-176 Ivan Gunawan
SSG-227 Wahyu Adi
SSG-266 D.Marshall Saluding
SSG-339 Suryo Wahono
SSG-340 Yudha Indrianto
SSG-346 Yulius Yudi
SSG-357 Agus Tjahyono
SSG-358 Ichsan
SSG-359 Lenny Halim
SSG-360 Nur Muflihah, M.T
SSG-361 Hendy Karles
SSG-362 Panji Dwi Prasetyo
SSG-363 Tjetjep Suryana
SSG-364 Ricky Martono
SSG-365 Diah ayu setyaningsih
SSG-366 Rekky
SSG-367 Marudut Sirait
SSG-368 Andri Kabul
SSG-369 Khairunnisa Musari
SSG-370 Teddy Asril
SSG-371 Diansyah Apritama
SSG-372 Suherman Yahya
SSG-373 Iwan Budhiarta
SSG-374 Kurnia Kiswoto
SSG-375 Luthfi jamili
SSG-376 Inggiganes Fitriyanto
SSG-377 Sandi Ariawan Santoso
SSG-378 Nur edi santoso
SSG-379 HARDITRIYONO PUTRA
SSG-380 Septian Dwi Setiaji
SSG-381 Barkah Adi Nugroho
SSG-382 Arif susanto
SSG-383 Amrullah Sofyan
SSG-384 SI Suryani
SSG-385 Elvi suzy farida s
SSG-386 David Willy Soenarto
SSG-387 YANUR ARZAQA GHIFFARI
SSG-388 Evi Yuliawati
SSG-389 Junianto
SSG-390 Adi Prasetyo
SSG-391 Agah Nurdinugraha
SSG-392 Amri Hakim Sihite
SSG-393 Andaryanto Maurly Ssauntoro
SSG-394 Boni Laks
SSG-395 Yardi Limas
SSG-396 Frans Ginting
SSG-397 Moh. Syarwani
SSG-398 Rhesa Giovanni

Tuesday, April 21, 2020

Study Group ke-37 : FGD & Bedah Buku

Acara Study Group ke-37 telah kita tentukan di bulan April 2020 sejak bulan Januari 2020 yaitu setelah acara terakhir IPOMS dengan tajuk "Best Practice Warehouse Management" yang diadakan di kampus UNIPA.

Kita pilih bulan April, karena pada tahun 2020 ini, IPOMS Surabaya tepat berusia 10 tahun, sejak diaktifkan kembali pada tanggal 10 April 2010.

Namun dikarenakan pandemik wabah virus corona Covid-19, acara yang harusnya diadakan di sebuah kampus Surabaya kita ganti formatnya dengan format webinar secara online menggunakan aplikasi Zoom.

IPOMS membawakan 2 sesi, yaitu sesi pertama Focus Group Discussion dengan tema "The Circular Economy - Peluang dan Tantangannya di Era Industry 4.0", yang dibawakan oleh Erwin K. Awan, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu Bedah Buku dengan judul "Supply Chain Management untuk UMKM" oleh penulisnya langsung Suryo Wahono.

Dan alhamdulillah, acara yang "dihadiri" oleh 45 peserta tersebut berjalan lancar dari pukul 14.00 hingga pukul 16.30. Peserta yang mengikuti diantaranya sebagai berikut:

SSG-003 Benard Budi Santoso
SSG-004 Fauzi Arif
SSG-007 Taufan Yanuar
SSG-015 Dedy Ardian
SSG-037 Agung Ektika
SSG-046 Syarifuddin M Parenreng
SSG-049 Nurhadi
SSG-059 Erwin K Awan
SSG-064 Mono S Patriabudi
SSG-087 Budi Purwanto
SSG-091 Galih Reksanto Rb
SSG-092 Tommy Indianto
SSG-093 Maramis Setiawan
SSG-114 Taro Muhtarom
SSG-127 Ruliarsa Arif Pranowo
SSG-142 Noviar Agung
SSG-143 Ristonny Herady
SSG-144 Anang Fahmi Syarif
SSG-145 Tatit Aji Wijaya
SSG-151 Roy Narendrasetya
SSG-165 Fricor Nevriadi
SSG-167 Dicky Arimiantoro
SSG-170 Andie Setiyawan
SSG-197 Lusi Mei Cahya W
SSG-227 Wahyu Adi
SSG-266 D.Marshall Saluding
SSG-302 Endik Saputro
SSG-315 Surya Irawan
SSG-339 Suryo Wahono
SSG-340 Yudha Indrianto
SSG-341 Riki Wahyudi
SSG-342 Rini Oktavera
SSG-343 Finiesa Septi Aulia
SSG-344 Briant Silvano
SSG-345 Suryana DJ
SSG-346 Yulius Yudi
SSG-347 Ahmad Nugroho
SSG-348 Fariszal Adhitya Mirza Putra
SSG-349 Ariendra
SSG-350 Andri Setyawan
SSG-351 Imam M
SSG-352 Jarot Anorogo
SSG-353 Anang Riswanto
SSG-354 Indra Haiz
SSG-355 Diego Sumaryantho

Berikut adalah sekelumit catatan dari Study Group ke-37.

-

Sesi pertama : Focus Group Discussion 
"The Circular Economy - Peluang dan Tantangannya di Era Industry 4.0"

Setiap tahun, populasi dunia mengkonsumsi pada tingkat 1,5 planet. Dalam 50 tahun terakhir, kami telah hancur atau terdegradasi 60 persen ekosistem bumi - sistem pendukung kehidupan kita.

Namun bumi sudah mencapai batasnya. Kita mengambil sumber daya dari bumi untuk membuat produk, kita gunakan, dan membuangnya saat kita tidak membutuhkannya lagi, atau yg disebut dengan Linier Economy.

Oleh karena itu, beberapa tahun terakhir digaungkan Circular Economy?

Apa itu Circular Economy?

Circular Economy adalah sistem ekonomi yang bertujuan menghilangkan limbah dan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Sistem sirkular menggunakan penggunaan kembali, pembagian, perbaikan, perbaikan, remanufakturing, dan daur ulang untuk membuat sistem loop tertutup, meminimalkan penggunaan input sumber daya dan penciptaan limbah, polusi, dan emisi karbon.

Contoh yang paling sempurna yang bisa pelajari tentunya adalah plastik.

Veolia adalah perusahaan yang mengubah botol plastik PET menjadi pelet PET food grade, digunakan untuk memproduksi botol PET baru. Ini juga merupakan model bisnis Circular Economy. Pabrik ini dapat menghasilkan 25.000 ton pelet PET food grade setiap tahun.

Kemudian Piñatex® yaitu bahan tekstil & kulit alami inovatif yang terbuat dari serat daun nanas. Dikembangkan selama bertahun-tahun R&D oleh Dr. Carmen Hijosa, seorang ahli dibidangnya yang concern pada dampak lingkungan, dimana daun nanas adalah produk sampingan dari pertanian yang ada, lalu dibuatlah untuk menciptakan aliran pendapatan tambahan untuk komunitas pertanian.

Dan satu contoh lagi adalah Nike, dengan produknya Space Hippie. Ini merupakan inovasi performa yang besar dalam membuat produk gaya hidup berkelanjutan. Footwear ini dibuat dari material bekas berupa lantai pabrik, sehingga Nike mencatatkan skor jejak karbon terendah. Material ramah lingkungan ini terbuat dari botol plastik daur ulang ditambah t-shirt dan potongan benang, menghasilkan estetika yang kasar dari tampilan dan nuansa Flyknit.

Dan akhirnya acara FGD sebagai rangkaian dari Study Group ke-37, dari pak Erwin ditutup dengan sebuah quote dari Albert Einstein.

We can not solving our problems with the same level of thinking that created them …
-Albert Einstein

-

Sesi kedua : Bedah Buku 
"Supply Chain Management untuk UMKM"

Sudah jamak didengar sebenarnya bahwa penopang perekonomian yang mempunyai kontribusi sangat besar dalam roda perekonomian bangsa Indonesia adalah UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

Disebutkan bahwa pada tahun 1997 - 1998 saja, sebanyak lebih dari 80% UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Padahal saat itu Indonesia memasuki krisis moneter, dimana jumlah UMKM bukan menyusut, namun malah meningkat.

Luar biasa.

UMKM sangat penting dalam menopang perekonomian nasional, karena tergolong sektor riil dalam
perekonomian, dapat membantu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, dan banyak menyerap tenaga kerja.

Namun UMKM mempunyai tantangan yang perlu dihadapi, yaitu salah satunya adalah kurangnya pemahaman Supply Chain Management (SCM).

Salah satunya adalah customer yang hendak membeli barang namun kehabisan, sehingga UMKM tersebut telah kehilangan opportunity. Maka perlu ada inventory management yang baik. Inventory atau persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan untuk dipergunakan memenuhi tujuan tertentu misalnya proses produksi, dijual kembali, dan untuk suku cadang dari suatu mesin.

Hal ini bisa diatasi dengan dilakukan proses forecasting.

Forecasting adalah prediksi atau estimasi dari suatu nilai aktual di periode waktu mendatang atau untuk situasi yang lain. Forecasting adalah bentuk pernyataan yang mengungkapkan future value of interest untuk waktu tertentu periode yang digunakan sebagai output utama dalam pengambilan keputusan proses SCM.

Sunday, January 12, 2020

Best Practice Warehouse Management

Pukul 8.30 peserta sudah mulai berdatangan menuju Aula Fakultas Teknik (Lantai 3) Kampus UNIPA Jl. Dukuh Menanggal XII Surabaya. Para peserta datang dalam rangka menghadiri Kolaborasi Event 3 organisasi yaitu ECI-IPOMS-IPSCLC yang bertemakan "Best Practice Warehouse Management".




Tepat pukul 09.00, acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan kampus UNIPA oleh ibu Yunia Dwie Nurcahyanie, ST.,MT. selaku Kaprodi Teknik Industri UNIPA.





Acara ini juga dihadiri oleh bapak DR. Marianus Subandowo, MS selaku Rektor kampus UNIPA.


Kemudian sambutan kedua diberikan oleh D.Marshall Saluding, CPIM CSCP CLTD, selaku perwakilan dari IPOMS (Indonesian Production and Operation Management Society) dari Jakarta. Dan sambutan ketiga oleh Nurhadi sebagai perwakilan Panitia Kolaborasi Event sekaligus sebagai ketua ECI Jatim.


Materi pertama acara ini diberikan oleh Andie Setiyawan (Supply Chain Manager at ALatieF Corporation). Dari pemaparan beliau kita diajak untuk memahami :
  1. Pentingnya pengelolaan / fungsi warehouse
  2. Pertimbangan dalam perancangan gudang
  3. Mengelola secara efektif dan efisien dengan metode-metode baru yang digunakan dalam warehouse
  4. Mampu merencanakan dan mengendalikan inventory di warehouse untuk menjamin kontinuitas operasi pada tingkat biaya serendah dan seoptimum mungkin
  5. Mampu mencegah pemborosan inventory serta mampu merencanakan pengadaan inventory , mengelola inventory secara optimal sebagai jaminan kelangsungan operasi perusahaan
  6. Pentingnya ukuran kinerja warehouse


Setelah break makan siang, acara dilanjutkan dengan paparan oleh Tatit Aji Wijaya (Continuous Improvement & SHE Department Head at Wahana Duta Jaya Rucika) dengan beberapa goal sebagai berikut
  1. Implementasi5R / 5S di area Warehouse
  2. Visual Control / Mgt Memahami penting-nya implementasi Viscon di area Warehouse
  3. SHE Memahami penting-nya safety di area Warehouse utk mencegah kecelakaan dan analisa resiko - HIRA
  4. TPM Memahami implementasi TPM di area Warehouse (SC Pillar)


Apresiasi bagi moderator Cici HR, panggilan tenar dari Jovita Jims sebagai moderator yang sukses mengawal pemberian materi Best Practice Warehouse Management dari 2 pembicara, Andie Setiyawan dan Tatit Aji Wijaya.


Untuk melengkapi materi Best Practice Warehouse Management tersebut, tidak lupa kita memberikan apresiasi kepada para Panelis yang turut hadir dalam acara hari Minggu kemarin, yaitu
  1. Wahyu Adi, CPIM, CLTD (Senior Supply Chain Analyst and Development Cargill Animal Nutrition Asia)
  2. Widiyanto, Ir. ASCM CSLP (General Manager Contract Logistics and Domestics at PT. Agility International)
  3. Widhy Wahyani, ST., MM. (Sekolah Tinggi Teknologi POMOSDA Nganjuk)
  4. Suryo Wahono (Project Manager at InfiniteERP)
  5. Yakuttinah Marjan (Logistics and Supply Chain Specialist)


Dan tentunya terima kasih kepada MC kondang Ristonny Herady yang sukses mengawal acara Best Practice Warehouse Management dari awal hingga akhir, dari jam 8.30 hingga jam 15.30



Dan pastinya adalah apresiasi sebesar-besarnya kepada total 160 orang yang hadir baik sebagai peserta, panitia, pihak sponsorship, pembicara, panelis dan lainnya yang mendukung suksesnya acara "Best Practise Warehouse Management".










Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada para Sponsor yang telah memberikan sumbangsih sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Para sponsorship tersebut diantaranya adalah :


PT Soekiman Poetra Perkasa

PT Agility International

PT Gunung Mas Samudra
PT Bumida Bumiputera

Sunday, November 3, 2019

Tips Entrepreneur memulai Startup



Materi Study Group ke-35 yang diadakan di kota Nganjuk, diawali oleh narasumber Titah Laksamana, (Co Founder PT. Mitra Usaha Hortindo) dengan quote Jeff Bezos, CEO Amazon.com, yang mengatakan bahwa "If you don't understand the details of your business you are going to fail".

Yang dikatakan Jeff Bezos tsersebut sangat tepat, faktanya 9 dari 10 startups itu gagal dalam 5 tahun pertama mereka. Kenapa?

Ternyata permasalahan modal bukan yang utama. Kebanyakan kegagalan berbisnis dikarenakan no market need. Ketika salah menentukan market maka Anda akan kalah bersaing dengan mudah, produk yg dihasilkan salah, strategi jualannya pun salah.


Kesalahan pertama mayoritas dalam berbisnis adalah mulai dari produk, tidak menganalisa pasar terlebih dahulu. Yakinkan terlebih dahulu bisnisnya punya market.

Entrepreneurs wajib mengetahui produk mereka berada di kategori mana. Misalnya makanan, definisnya terlampau luas. Harus lebih spesifik dan detil, misalnya dessert, fastfood. Fast food diperdetil, ada menengah keatas, menengah kebawah. Ada fastfood ayam atau burger.

Kenapa penting mengetahui itu? Karena untuk mengetahui playing field anda yg menentukan hampir semua aspek misalnya perilaku konsumen dan kompetisi.


Untuk itu kita perlu membedakan antara problems dan needs?

Orang lapar butuh makan. Tapi pilihan makanannya pun berbeda-beda. Misalkan karyawan di kantor, saat jam makan siang namun bosan dengan makanan kantin, lalu pengen makanan lain tapi tidak ada waktu untuk keluar kantor, maka muncul Gojek dengan menu Go-foodnya sebagai fasilitator maka hal tersebut menjadi needs.

Identifying your costumer’s pain point. The bigger they are the bigger potential market


Kemudian materi dilanjutkan oleh Iman Supriyono (Founder SNF Consulting). Oleh beliau kita tidak diperkenankan untuk menyebut diri sebagai UKM (Usaha Kecil Menengah) atau UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Serta jangan pernah melabeli diri sebagai UKM atau UMKM. 

Mengapa? 

Pertama, menyebut diri berulang-ulang adalah sebuah afirmasi. Menyebut berulang-ulang dalam jangka jangka panjang adalah penguatan afirmasi. Afirmasi akan masuk alam bawah sadar dan akan menuntun Anda menjadi apa yang Anda afirmasikan itu.

Hubungan ekonomi antar negara itu seperti permainan sepak bola. Pemenang bukanlah kesebelasan yang gawangnya tidak kebobolan sama sekali. Pemenang adalah yang membobol gawag lawan lebih banyak daripada gawangnya dibobol oleh lawan

Jadi boleh saja kita impor barang dari luar negeri, tapi ekspor barang kita keluar negeri harus lebih besar. 


Dan akhirnya tidak terasa rangkaian acara Study Group ke-35 usai. Kami ucapkan terima kasih kepada peserta yang telah menyempatkan hadir di hari Minggu. Kami ucapkan terima kasih pula ibu Riyana W. perwakilan dari Disperindag, Nganjuk.

Terima kasih pula WanaArtha Life kota Nganjuk yang menjadi sponsorship acara pagi ini, yang telah membagikan suvenir dan doorprize bagi peserta.



Sampai jumpa di Study Group ke-36.

Peserta Study Group ke-35 hari ini adalah sebagai berikut

  1. Taufan Yanuar (PT Hair Star Indonesia)
  2. Agung Ektika (PT. Cargill Indonesia, Gresik)
  3. Erwin K Awan (PT Veolia)
  4. Tommy Indianto (SOLCOFIN PTE LTD)
  5. Ruliarsa Arif Pranowo (PT. GDC Multi Sarana)
  6. Teguh Andriyanto (Universitas Nusantara PGRI, Kediri)
  7. Widhy Wahyani, ST., MM. (Sekolah Tinggi Teknologi POMOSDA, Nganjuk)
  8. Noviar Agung (PT Etika Dairies Indonesia, Malang)
  9. Ristonny Herady (PT Massindo Solaris Nusantara)
  10. Anang Fahmi Syarif (Pilarmedia Indonesia)
  11. Tatit Aji Wijaya (PT Wavin Tunas Utama, Mojokerto)
  12. Weni Widarwati (WanaArtha Life, Nganjuk)
  13. Salsa Shauma Jadida (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya)
  14. Aidina Ristyawan (Universitas Nusantara PGRI, Kediri)
  15. Rini Indriati (Universitas Nusantara PGRI, Kediri)
  16. Dra, Yuli Purwanti
  17. W. Rahayu Sejati
  18. Teguh Adi Priyanto (STT POMOSDA Nganjuk)
  19. Safinatan Naja (STT POMOSDA Nganjuk)
  20. Divia Islamatul Nur Khumaya (STT POMOSDA Nganjuk)
  21. Ulfaturrohimah (STT POMOSDA Nganjuk)
  22. Muhammad Ricky Andriyani Asyathor (STT POMOSDA Nganjuk)
  23. Badar Ramadhanu Ibnu Mustofa (STT POMOSDA Nganjuk)
  24. Mohammad Rifa'i (STT POMOSDA Nganjuk)
  25. Wakhid Nurhuda (STT POMOSDA Nganjuk)
  26. Koirul Anam (Putra Tanjung)
  27. Muhammad Taufan Eko Prasetyo (STT POMOSDA Nganjuk)
  28. Victorio Vetzera (WanaArtha Life Nganjuk)
  29. Hanifatul Triastuti (WanaArtha Life Nganjuk)
  30. Riyana W (Disperindag, Nganjuk)

Sunday, September 15, 2019

Tantangan & Potensi Jawa Timur sebagai basis Supply Chain Kawasan Timur Indonesia



Acara Study Group ke 34 dimulai tepat pada pukul 09.15, dengan dimulai menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama kemudian dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta dalam rangka mengenang Guru Bangsa "Bapak BJ Habibie" yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu.

Selanjutnya adalah pemberian kata sambutan dari Ketua IPOMS Chapter Surabaya periode 2019, Agung Ektika yang mempunyai harapan bahwa event ini semoga bermanfaat bagi kita bersama, dan kegiatan IPOMS tidak berhenti disini, dimana Pengurus sudah menyiapkan banyak kegiatan.

Selain itu Agung Ektika juga menyoroti bahwa sebenarnya konsep Supply Chain berasal dari Indonesia, hal ini didasarkan pada Indonesia secara demografis yang sangat tergantung dan terhubung dengan adanya koneksi. Belum lagi spirit bangsa Indonesia yang sangat kental dengan gotong royong, hal ini sangat mencerminkan konsep Supply Chain.

Penyerahan Piagam Penghargaan dari Agung Ektika selaku Ketua IPOMS Surabaya 
kepada Prof Nyoman Pujawan selaku Ketua Pembina IPOMS

Kata sambutan kedua diberikan oleh Prof. Ir.I Nyoman Pujawan M.Eng.Ph.D., selaku Ketua Pembina Surabaya Study Group - IPOMS Chapter Surabaya & sebagai Kepala Departemen Manajemen Teknologi.

Bapak Nyoman menyoroti terhadap kegiatan Study Group ke-34 yang telah mampu memberikan jawaban secara kontan terhadap Pengurus akan tantangan dimana suatu organisasi jika mau sustain maka harus lebih banyak peserta yang diundang dalam kegiatan. Waktu itu Pak Nyoman memberikan challenge agar mampu membuat kegiatan Study Group yang dihadiri oleh 50 orang, jika perlu 100 orang.

Dan alhamdulillah Pengurus IPOMS Chapter Surabaya mampu membayar lunas tantangan tersebut dengan kesuksesan dari acara Surabaya Study Group yang dihadiri oleh 97 peserta.


Jatim Sebagai Basis SCM Indonesia Timur

Materi pertama disampaikan oleh Hariyanto Salim, MSIE, CPIM, CSCP (IPOMS President | Researcher, Lecturer, Consultant and Entrepreneur), dengan moderator oleh D.Marshall Saluding, CPIM CSCP CLTD.

Apa itu SCM? 
• SCOR model, aliran utama SCM • Lingkup Sertifikasi di APICS
Revolusi Industri
Disrupsi Aliran SCM
• Informasi • Uang • Produk/Jasa
Disrupsi Kebijakan
• Ibukota baru • Pengembangan 9 metropolitan baru
Potensi
• Jalan Tol Jawa • Industri • Producer

Yang menarik adalah pada pembahasan disrupsi Aliran SCM, dimana terdapat perbedaan dan perubahan pada Informasi (SCM) 3.0 dengan Informasi (SCM) 4.0, yaitu sebagai berikut :

Informasi (SCM) 3.0 
• Fax, Telex, Email, EDI
• PC
• 2 pihak terhubung
• Produser-DistributorRitel-Pelanggan
• Di lingkup 1-2 kota

Informasi (SCM) 4.0 
• Internet, e-commerce, e-markets
• Handheld (mobile)
• Multi-pihak terhubung
• Produser-RitelPelanggan
• Multi-kota, region, negara

Revolusi industri 4.0 dapat gamblang terlihat misalnya pada GoJek dan Amazon Prime. Dengan adanya mereka, maka beberapa masalah dapat terselesaikan Dimanapun, Kapanpun serta Instan.

Masalah yang diselesaikan
• Konsumen datang mengambil perlu outlet
• Terbatasnya jumlah armada untuk melakukan last mile delivery-lambat
• Biaya distribusi yang cukup besar ditanggung oleh produsen

Disrupsi
• Layanan antar instan ketika diminta konsumen
• Armada ada, dengan konsep sharingeconomy
• Biaya distribusi cukup besar, langsung dibayarkan konsumen

Salah satu pertanyaan yang menarik adalah bagaimana startup dalam industri 4.0 bisa mendapatkan profit, misalnya startup blockchain, e-wallet & e-money.

Pak Ahau menjawab dari sisi yang terkait dengan tema pagi ini, karena jika dijelaskan dengan detail dapat merubah tema pagi ini menjadi tema Blockchain dan Bitcoin.

Pak Ahau menjelaskan dari contoh real yang beliau lakukan, misalnya tiap hari Rabu membeli martabak telur dan martabak manis kacang. Bayangkan jika terdapat 1000 orang di wilayah yang sama melakukan order serupa.

Sebagai seorang marketing, maka hal tersebut dapat menjadi peluang bagi penjual untuk produk berupa telur, tepung, coklat dan kacang.

Itu baru 1000 orang, bayangkan jika kita mempunyai data 11 juta jiwa di Jakarta, atau bahkan kita mempunyai data 250 juta jiwa di Indonesia.

Big data tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh Alibaba, dimana pada tanggal 11-11 (11 November) mereka melakukan promo besar-besaran dengan hasil penjualan online Alibaba pada momen 11-11 tersebut mampu mengalahkan akumulasi penjualan selama 364 hari.

Untuk penjualan 1 hari di tanggal 11-11, Alibaba melakukan analisa dan persiapan atas data 364 hari sebelumnya. Jadi big data tersebut dipergunakan dan dijual dengan revenue yang sangat besar.




Macro and Micro Supply Chain Dynamic

Sesi kedua dilaksanakan setelah jam istirahat. Dibawakan oleh Wahyu Adi, CPIM, CLTD (Senior Supply Chain Analyst and Development Cargill Animal Nutrition Asia), dengan moderator pada sesi ini oleh Agung Ektika.

Saat ini Indonesia telah berhasil membangun siklus ekonomi yang sehat, sehingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Hal ini dibuktikan pada tahun 2000, peringkat PDB global, Indonesia masih berada di angka 27. Kemudian pada tahun 2016, peringkat Indonesia sudah naik di angka 16.

Tidak hanya berhenti disana, Indonesia berpotensi beraspirasi untuk menjadi top 10 ekonomi dunia di tahun 2030, sehingga dapat menjadi mesin pertumbuhan berikutnya pada ekspor netto. Hal ini bisa menjadi kenyataan, terlebih 15 tahun ke depan merupakan "masa emas" bagi Indonesia yang akan menikmati bonus demografi.

Untuk itu kita harus berbenah dan siap berubah. Untuk itu mari kita learn from the success, belajar dari yang telah sukses. Misalnya, dalam hal Succes Coporation Tranformation Customer Experience, KAI (Kereta Api Indonesia) yang paling cepat bertransformasi dalam proses Customer Experience and Satifaction.

Pertanyaan pertama Ignatius Jonan saat menangani PT Kereta Api Indonesia adalah "Ini perusahaan atau rumah tangga, ya?"

Pada akhirnya PT Kereta Api Indonesia sukses menjalankan transformasi bisnis bukan hanya saja dari segi profit, namun juga dari stigma pelayanan jelek, mulai dari gerbong, antrian dan pelayanan lainnya.

Berikutnya pak Wahyu menerangkan mengenai Value Chain, terutama Value Chain di Supply Chain dan di Purchasing. Selain itu juga mengenai Presentation Skill dan Pyramid Thinking Application juga disinggung.


(selengkapnya silahkan ikuti video dari akun youtube Surabaya Studygroup)

DAFTAR HADIR SSG-34

Member ID Name

  1. SSG-005 Joko Mulyono
  2. SSG-007 Taufan Yanuar
  3. SSG-009 Wijanarko Kertowijoyo
  4. SSG-012 Nunus Agung Wiratno
  5. SSG-021 Kozely Johan
  6. SSG-037 Agung Ektika
  7. SSG-049 Nurhadi
  8. SSG-059 Erwin K Awan
  9. SSG-064 Mono S Patriabudi
  10. SSG-075 Teguh Oktiarso
  11. SSG-087 Budi Purwanto
  12. SSG-092 Tommy Indianto
  13. SSG-109 Ivan Rachmadhanni
  14. SSG-114 Taro Muhtarom
  15. SSG-118 Joko Seget
  16. SSG-122 Herman Suryana
  17. SSG-127 Ruliarsa Arif Pranowo
  18. SSG-132 Tjahyo Subroto
  19. SSG-134 Salman El Farisi
  20. SSG-135 Dedik Kurniawan
  21. SSG-136 Arif Rahman
  22. SSG-140 Widhy Wahyani, ST., MM.
  23. SSG-142 Noviar Agung
  24. SSG-143 Ristony Herady
  25. SSG-144 Anang Fahmi Syarif
  26. SSG-145 Tatit Aji Wijaya
  27. SSG-146 Gemilang Ramadhan
  28. SSG-147 Sri Rahmatwati
  29. SSG-148 Kristoforus Hidayat Abadi
  30. SSG-149 Mokhamad Hilmi Pamungkas
  31. SSG-150 Muslikhuddin
  32. SSG-151 Roy Narendrasetya
  33. SSG-152 Achmad Nazumah Arif
  34. SSG-153 Biyas Rakhmad
  35. SSG-154 Sambodo
  36. SSG-155 Ivan Christanto
  37. SSG-156 Sylvia Telihala
  38. SSG-157 Anjar Triwanda
  39. SSG-158 Linda Ratna
  40. SSG-159 Norman Erikson Suli
  41. SSG-160 Mohamad Ricky Jacob
  42. SSG-161 Iramahani
  43. SSG-162 Robi Fajarillah Rangkuti
  44. SSG-163 Reza Meifia Fitra, S.M
  45. SSG-164 Erlis Wibisona
  46. SSG-165 Fricor Nevriadi
  47. SSG-166 Tyna (Yakuttinah Marjan)
  48. SSG-167 Dicky Arimiantoro
  49. SSG-168 Agnes
  50. SSG-169 Fitri A.
  51. SSG-170 Andie Setiyawan
  52. SSG-171 S. Napitupulu
  53. SSG-172 Andri Sofyan
  54. SSG-173 Feri Setia Harmoko
  55. SSG-174 Ramadhani Himawan
  56. SSG-175 Hidayaturrokhman
  57. SSG-176 Ivan Gunawan
  58. SSG-177 Martinus Edy Sianto
  59. SSG-178 Maria Endah Mustika Sari
  60. SSG-179 Erwin
  61. SSG-180 Jovi Agustina
  62. SSG-181 Miarti
  63. SSG-182 Meida
  64. SSG-183 Jay
  65. SSG-184 Sutjipto
  66. SSG-185 Trisyanto lamari
  67. SSG-186 Dyah S. Nugraheni
  68. SSG-187 Indra Kurniawan Prihadi
  69. SSG-188 Nirwana Ramadhani
  70. SSG-189 Selpitri
  71. SSG-190 Ria Perdana Sari
  72. SSG-191 Muammarsyah
  73. SSG-192 Harun Alrosyid
  74. SSG-193 SITTI ALINA TUAHUNS
  75. SSG-194 Arina Pramudita Abadi
  76. SSG-195 Kastoro
  77. SSG-196 Muslich handrian
  78. SSG-197 Lusi Mei Cahya W
  79. SSG-198 Prananta Arif
  80. SSG-199 Sahadestya Wibowo
  81. SSG-200 Noviansyah
  82. SSG-201 Rahmad Nur Alim Firdaus
  83. SSG-202 Weni Widarwati
  84. SSG-203 Broto Kurniawan
  85. SSG-204 Rusdi
  86. SSG-205 Pury
  87. SSG-206 Ikhram Lubis


Dan tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada para Sponsor yang telah memberikan sumbangsih sehingga acara Study Group ke-34 dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Para sponsorship tersebut diantaranya adalah :


PT Soekiman Poetra Perkasa

PT Spectrum Unicipta

PT Agility International

PT Kelly Service Indonesia

PT Naku Freight Indonesia

Related Posts