Tuesday, April 21, 2020

Study Group ke-37 : FGD & Bedah Buku

Acara Study Group ke-37 telah kita tentukan di bulan April 2020 sejak bulan Januari 2020 yaitu setelah acara terakhir IPOMS dengan tajuk "Best Practice Warehouse Management" yang diadakan di kampus UNIPA.

Kita pilih bulan April, karena pada tahun 2020 ini, IPOMS Surabaya tepat berusia 10 tahun, sejak diaktifkan kembali pada tanggal 10 April 2010.

Namun dikarenakan pandemik wabah virus corona Covid-19, acara yang harusnya diadakan di sebuah kampus Surabaya kita ganti formatnya dengan format webinar secara online menggunakan aplikasi Zoom.

IPOMS membawakan 2 sesi, yaitu sesi pertama Focus Group Discussion dengan tema "The Circular Economy - Peluang dan Tantangannya di Era Industry 4.0", yang dibawakan oleh Erwin K. Awan, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu Bedah Buku dengan judul "Supply Chain Management untuk UMKM" oleh penulisnya langsung Suryo Wahono.

Dan alhamdulillah, acara yang "dihadiri" oleh 45 peserta tersebut berjalan lancar dari pukul 14.00 hingga pukul 16.30. Peserta yang mengikuti diantaranya sebagai berikut:

SSG-003 Benard Budi Santoso
SSG-004 Fauzi Arif
SSG-007 Taufan Yanuar
SSG-015 Dedy Ardian
SSG-037 Agung Ektika
SSG-046 Syarifuddin M Parenreng
SSG-049 Nurhadi
SSG-059 Erwin K Awan
SSG-064 Mono S Patriabudi
SSG-087 Budi Purwanto
SSG-091 Galih Reksanto Rb
SSG-092 Tommy Indianto
SSG-093 Maramis Setiawan
SSG-114 Taro Muhtarom
SSG-127 Ruliarsa Arif Pranowo
SSG-142 Noviar Agung
SSG-143 Ristonny Herady
SSG-144 Anang Fahmi Syarif
SSG-145 Tatit Aji Wijaya
SSG-151 Roy Narendrasetya
SSG-165 Fricor Nevriadi
SSG-167 Dicky Arimiantoro
SSG-170 Andie Setiyawan
SSG-197 Lusi Mei Cahya W
SSG-227 Wahyu Adi
SSG-266 D.Marshall Saluding
SSG-302 Endik Saputro
SSG-315 Surya Irawan
SSG-339 Suryo Wahono
SSG-340 Yudha Indrianto
SSG-341 Riki Wahyudi
SSG-342 Rini Oktavera
SSG-343 Finiesa Septi Aulia
SSG-344 Briant Silvano
SSG-345 Suryana DJ
SSG-346 Yulius Yudi
SSG-347 Ahmad Nugroho
SSG-348 Fariszal Adhitya Mirza Putra
SSG-349 Ariendra
SSG-350 Andri Setyawan
SSG-351 Imam M
SSG-352 Jarot Anorogo
SSG-353 Anang Riswanto
SSG-354 Indra Haiz
SSG-355 Diego Sumaryantho

Berikut adalah sekelumit catatan dari Study Group ke-37.

-

Sesi pertama : Focus Group Discussion 
"The Circular Economy - Peluang dan Tantangannya di Era Industry 4.0"

Setiap tahun, populasi dunia mengkonsumsi pada tingkat 1,5 planet. Dalam 50 tahun terakhir, kami telah hancur atau terdegradasi 60 persen ekosistem bumi - sistem pendukung kehidupan kita.

Namun bumi sudah mencapai batasnya. Kita mengambil sumber daya dari bumi untuk membuat produk, kita gunakan, dan membuangnya saat kita tidak membutuhkannya lagi, atau yg disebut dengan Linier Economy.

Oleh karena itu, beberapa tahun terakhir digaungkan Circular Economy?

Apa itu Circular Economy?

Circular Economy adalah sistem ekonomi yang bertujuan menghilangkan limbah dan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Sistem sirkular menggunakan penggunaan kembali, pembagian, perbaikan, perbaikan, remanufakturing, dan daur ulang untuk membuat sistem loop tertutup, meminimalkan penggunaan input sumber daya dan penciptaan limbah, polusi, dan emisi karbon.

Contoh yang paling sempurna yang bisa pelajari tentunya adalah plastik.

Veolia adalah perusahaan yang mengubah botol plastik PET menjadi pelet PET food grade, digunakan untuk memproduksi botol PET baru. Ini juga merupakan model bisnis Circular Economy. Pabrik ini dapat menghasilkan 25.000 ton pelet PET food grade setiap tahun.

Kemudian Piñatex® yaitu bahan tekstil & kulit alami inovatif yang terbuat dari serat daun nanas. Dikembangkan selama bertahun-tahun R&D oleh Dr. Carmen Hijosa, seorang ahli dibidangnya yang concern pada dampak lingkungan, dimana daun nanas adalah produk sampingan dari pertanian yang ada, lalu dibuatlah untuk menciptakan aliran pendapatan tambahan untuk komunitas pertanian.

Dan satu contoh lagi adalah Nike, dengan produknya Space Hippie. Ini merupakan inovasi performa yang besar dalam membuat produk gaya hidup berkelanjutan. Footwear ini dibuat dari material bekas berupa lantai pabrik, sehingga Nike mencatatkan skor jejak karbon terendah. Material ramah lingkungan ini terbuat dari botol plastik daur ulang ditambah t-shirt dan potongan benang, menghasilkan estetika yang kasar dari tampilan dan nuansa Flyknit.

Dan akhirnya acara FGD sebagai rangkaian dari Study Group ke-37, dari pak Erwin ditutup dengan sebuah quote dari Albert Einstein.

We can not solving our problems with the same level of thinking that created them …
-Albert Einstein

-

Sesi kedua : Bedah Buku 
"Supply Chain Management untuk UMKM"

Sudah jamak didengar sebenarnya bahwa penopang perekonomian yang mempunyai kontribusi sangat besar dalam roda perekonomian bangsa Indonesia adalah UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

Disebutkan bahwa pada tahun 1997 - 1998 saja, sebanyak lebih dari 80% UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Padahal saat itu Indonesia memasuki krisis moneter, dimana jumlah UMKM bukan menyusut, namun malah meningkat.

Luar biasa.

UMKM sangat penting dalam menopang perekonomian nasional, karena tergolong sektor riil dalam
perekonomian, dapat membantu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, dan banyak menyerap tenaga kerja.

Namun UMKM mempunyai tantangan yang perlu dihadapi, yaitu salah satunya adalah kurangnya pemahaman Supply Chain Management (SCM).

Salah satunya adalah customer yang hendak membeli barang namun kehabisan, sehingga UMKM tersebut telah kehilangan opportunity. Maka perlu ada inventory management yang baik. Inventory atau persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan untuk dipergunakan memenuhi tujuan tertentu misalnya proses produksi, dijual kembali, dan untuk suku cadang dari suatu mesin.

Hal ini bisa diatasi dengan dilakukan proses forecasting.

Forecasting adalah prediksi atau estimasi dari suatu nilai aktual di periode waktu mendatang atau untuk situasi yang lain. Forecasting adalah bentuk pernyataan yang mengungkapkan future value of interest untuk waktu tertentu periode yang digunakan sebagai output utama dalam pengambilan keputusan proses SCM.

No comments:

Post a Comment

Related Posts