Belajar dan Ikut Serta Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan Meningkatkan Keunggulan Bersaing Industri Indonesia
Sunday, September 6, 2015
Product and Process Positioning Strategy (bagian 2)
Surabaya Study Group XXVII
Product and Process Positioning Strategy
Pertemuan Surabaya Study Group ke-27 siang ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yaitu Surabaya Study Group ke-26 yang diadakan tanggal 7 Juni 2015, dengan judul materi Product and Process Positioning Strategy, yang diadakan di Waru, Sidoarjo.
Lanjutan materi tersebut awalnya akan diadakan di kampus ITS, di salah satu ruangan kuliah di jurusan Teknik Industri. Namun dikarenakan keadaan darurat dan mendadak ternyata PLN sedang melakukan perbaikan. Sehingga dikarenakan listrik yang mati terpaksa harus memindahkan ruangan untuk acara Surabaya Study Group.
Dan setelah berkoordinasi, akhirnya kita menemukan ruangan yang masih dialiri arus listrik, dan tentunya yang sedang tidak dipakai untuk kegiatan lain. Ruangan tersebut masih di dalam kampus, yaitu Gedung Mobil Listrik.
Materi "Product and Process Positioning Strategy" akhirnya dimulai oleh Yudha Andrian Saputra, ST., MBA. dosen Jurusan Teknik Industri, ITS, dimana acara ini diikuti oleh 18 peserta, yaitu
1. Artha Nugraha Jonar (PT Tiga Permata Ekspres - Sidoarjo)
2. Taufan Yanuar (PT. HSI, Sidoarjo)
3. Arif Subagyo (PT Djabes Sejati, Mojokerto)
4. Fauzi Arif RH (PT Guentner Indonesia - Pasuruan)
5. Rahadian Prabowo (PT. INDOSPRING, Tbk)
6. Wijanarko Kertowijoyo (PT Tiga Permata Logistik - Jakarta)
7. Siti Zulaikah (PT Tiga Permata Logistik - Sidoarjo)
8. Elisabeth Maria (PT Tirta Investama - Pandaan)
9. Sri Atiningsih (PT Tirta Investama - Pandaan)
10. Ivana Margaretha (PT Tirta Investama - Pandaan)
11. Vincentia Erika (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
12. Lola Cahyana (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
13. Deo Denada Wullah (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
14. Christian Suryatama (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
15. Ade Putra Lubis (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
16. Saka Tri Atmaja (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
17. Mira Ammalia (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
18. Resa Irwanto (Mahasiswa Teknik Industri - ITS)
Beberapa materi yang dapat diambil intisari dari Product Positioning Strategy adalah sebagai berikut :
Faktor yang menentukan product positioning strategy adalah:
1. Manufacturing lead time
2. Waktu dimana konsumen bersedia menunggu produk hingga siap diterima
3. Level tingkat kustomisasi yang diharapkan oleh pelanggan
Secara umum operasi dari product positioning strategy:
– Make to stock (MTS)
– Assemble to order (ATO)
– Make to order (MTO)
– Engineer to order (ETO)
Contoh Industri-Industri di masing-masing tipe adalah sebagai berikut :
Make to stock (MTS):
– Bottling Company: Coca Cola dan Pelumas
– Semen
– Fashion and Consumer Goods Product
Assemble to order (ATO)
– Furniture, contoh parket
– Industri Otomotif
Make to order (MTO)
– Spare Part Mesin dan Kendaraan
– Furniture Spesific
Engineer to order (ETO)
– EPC Konstruksi
– Kapal
– Pesawat Terbang
Monday, July 27, 2015
Surabaya Study Group XXVII - Product and Process Positioning Strategy
Corporate Strategy adalah strategi yang berkaitan dengan pilihan arah perusahaan secara keseluruhan, serta pengelolaan portofolio bisnis dan produk. Jadi bagaimana sebuah perusahaan merencanakan untuk menggunakan seluruh sumber daya untuk mendapatkan sebuah keunggulan bersaing.
Salah satu dari Corporate Strategy adalah menggunakan Blue Ocean Strategy Concept. Blue Ocean Strategy, digagas oleh profesor asal Korea, Chan Kim dan rekannya dari Perancis Renee Mauborgne, tema ini hendak mengajarkan kepada kita tentang bagaimana memenangkan kompetisi bisnis yang kian dinamik.
Blue ocean strategy pada dasarnya merupakan sebuah siasat untuk menaklukan pesaing melalui tawaran fitur produk yang inovatif, dan selama ini diabaikan oleh para pesaing. Fitur produk ini biasanya juga berbeda secara radikal dengan yang selama ini sudah ada di pasar. Dengan cara seperti diatas, blue ocean mendorong pelakunya untuk memasuki sebuah arena pasar baru yang potensial, dan yang selama ini “dilupakan” oleh para pesaing.
Contoh blue ocean strategy adalah drama kemenangan produk iPod dari Apple yang merebut habis pasar musik digital. Produk iPod ini sungguh inovatif, dan sama sekali berbeda dengan produk sebelumnya, seperti walkman atau CD music player yang dikuasai oleh Sony. Digitalisasi musik adalah fitur kunci dari iPod, selain kemudahan penggunaannya. Dengan segera iPod menguasai pasar baru musik digital, dan jauh meninggalkan Sony yang terpuruk dalam debu keterpurukan dan luka kekalahan.
-------------
IPOMS - Surabaya Study Group akan mengadakan pertemuan belajar bersama dengan konsep diskusi bareng mengusung materi "Peran Production Planning & Control Dalam Process Vs Product Positioning Strategy" oleh Yudha Andrian Saputra, ST., MBA. (Dosen Jurusan Teknik Industri, ITS) :
Adapun pelaksanaan diskusi bersama tersebut adalah pada,
Hari dan Tanggal : Minggu, 6 September 2015
Jam : 10.00 - 13.00
Tempat : Ruang kuliah Teknik Industri ITS
Fasilitas : Sertifikat dan makan siang
Untuk kenyamanan peserta dalam belajar dan diskusi bersama, maka peserta akan kita batasi hanya sebanyak 30 peserta saja. Untuk itu segera Bapak / Ibu untuk mengikuti Surabaya Study Group, silahkan mendaftar dengan 2 langkah berikut
1. Pendaftaran
Lakukan pendaftaran sebagai konfirmasi kedatangan dengan mengisi data berikut lalu kirim ke email taufanyanuar@yahoo.com
Nama :
Company / University :
Dept / Position :
Address :
Phone / Mobile :
E-mail :
2. Pembayaran
Setelah melakukan pendaftaran kemudian silahkan melakukan pembayaran dengan commitment fee Rp 200.000 sudah termasuk biaya sertifikat dan makan siang dengan tujuan nomor dan nama rekening sebagai berikut:
Nomor rekening : 465-041-7009
Bank : BCA
Atas nama : Wijanarko Kertowijoyo.
Berikut adalah jadwal dan materi Surabaya Study Group selama tahun 2015 :
a. 12 April 2015 : Change Management
b. 07 Juni 2015 : Product and Process Positioning Strategy (bagian 1)
c. September 2015 : Product and Process Positioning Strategy (bagian 2)
d. Oktober 2015 : Improvement Management
e. Desember 2015 : Operation Management
Milis : Surabaya-IPOMS-subscribe@yahoogroups.com
Blog : http://surabayastudygroup.blogspot.com/
Twitter : https://twitter.com/sbystudygroup
Facebook Fanpage : https://www.facebook.com/SurabayaStudyGroup
Facebook Group : https://www.facebook.com/groups/surabayastudygroup/
Sunday, June 7, 2015
Product and Process Positioning Strategy
Peran Production Planning & Control Dalam Process Vs Product Positioning Strategy
Materi yang dibawakan oleh narasumber, Yudha Andrian Saputra, ST., MBA.. minggu pagi pukul 09.30 ini sangatlah menarik, yaitu mengangkat Peran Production Planning & Control Dalam Process Vs Product Positioning Strategy yang dibagi menjadi 5 bab, yaitu :
1. Strategic Management Concept
2. Production Planning & Control
3. Product Positioning Strategy
4. Process Positioning Strategy
5. Kontribusi PPC di masing-masing Product vs Positioning Strategy
Hal yang dibahas pertama adalah mengenai Corporate Strategy, dimana Corporate Strategy mempunyai definisi bagaimana sebuah perusahaan merencanakan untuk menggunakan seluruh sumber daya untuk mendapatkan sebuah keunggulan bersaing.
Corporate Strategy merupakan perangkat untuk mencapai corporate objectives yang bisa berupa:
Untuk lebih memahami dalam pembahasan tadi digunakan Business Model Canvas (BMC) yaitu alat untuk memetakan secara visual kondisi bisnis suatu perusahaan yang menggambarkan aktivitas yang berkaitan dengan value proposition, infrastruktur, pelanggan dan keuangan. Penggunaan BMC tidak hanya berhenti pada tahap memetakan kondisi bisnis saat ini, tapi juga sebagai alat untuk prediksi dan pendukung keputusan strategis (manajemen strategi).
Dan yang digunakan sebagai contoh adalah Business Model Canvas dari Skype. Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia.
Acara yang dimulai pukul 09.30 sampai dengan pukul 13.00 ini ternyata masih belum tuntas, sehingga berdasarkan kesepakatan pengurus dan member Surabaya Study Group akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.
Bahkan saat rehat dan saat istirahat makan siang pun sambil membahas materi dan sambil diskusi. Namun pada akhirnya waktu jugalah yang membatasi pertemuan dan diskusi kali ini. Jadi nantikan pertemuan selanjutnya dari Surabaya Study Group masih dengan materi Product and Process Positioning Strategy.
1. Rahadian Prabowo (PT. INDOSPRING, Tbk)
2. Lilia Pasca Riani (Universitas Nusantara PGRI - Kediri)
3. Taufan Yanuar (PT. HSI - Sidoarjo)
4. Eko Susandi (PT Tiga Permata Logistic - Sidoarjo)
5. Benard Budi Santoso (PT Indolakto - Pasuruan)
6. Arif Subagyo (PT Djabes Sejati)
7. Anang Januriandoko (PT Terminal Teluk Lamong)
8. Artha Nugraha Jonar (PT Tiga Permata Ekspres - Sidoarjo)
9. Nunus Agung (HVAC & Refrigeration Specialist)
Materi yang dibawakan oleh narasumber, Yudha Andrian Saputra, ST., MBA.. minggu pagi pukul 09.30 ini sangatlah menarik, yaitu mengangkat Peran Production Planning & Control Dalam Process Vs Product Positioning Strategy yang dibagi menjadi 5 bab, yaitu :
1. Strategic Management Concept
2. Production Planning & Control
3. Product Positioning Strategy
4. Process Positioning Strategy
5. Kontribusi PPC di masing-masing Product vs Positioning Strategy
Hal yang dibahas pertama adalah mengenai Corporate Strategy, dimana Corporate Strategy mempunyai definisi bagaimana sebuah perusahaan merencanakan untuk menggunakan seluruh sumber daya untuk mendapatkan sebuah keunggulan bersaing.
Corporate Strategy merupakan perangkat untuk mencapai corporate objectives yang bisa berupa:
- Growth
- Survival
- Profit
- Return on Investment
- Other financial measures
- Employee policies
- Environmental policies
Berikutnya yang dibahas adalah Generic and Spesific Business Strategy, dimana contoh Generic Business Strategy (Tracy & Wiersema)
- Cost leadership
- Operational excellence
- Customer Intimation
Untuk lebih memahami dalam pembahasan tadi digunakan Business Model Canvas (BMC) yaitu alat untuk memetakan secara visual kondisi bisnis suatu perusahaan yang menggambarkan aktivitas yang berkaitan dengan value proposition, infrastruktur, pelanggan dan keuangan. Penggunaan BMC tidak hanya berhenti pada tahap memetakan kondisi bisnis saat ini, tapi juga sebagai alat untuk prediksi dan pendukung keputusan strategis (manajemen strategi).
Dan yang digunakan sebagai contoh adalah Business Model Canvas dari Skype. Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia.
Acara yang dimulai pukul 09.30 sampai dengan pukul 13.00 ini ternyata masih belum tuntas, sehingga berdasarkan kesepakatan pengurus dan member Surabaya Study Group akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.
Bahkan saat rehat dan saat istirahat makan siang pun sambil membahas materi dan sambil diskusi. Namun pada akhirnya waktu jugalah yang membatasi pertemuan dan diskusi kali ini. Jadi nantikan pertemuan selanjutnya dari Surabaya Study Group masih dengan materi Product and Process Positioning Strategy.
Peserta Surabaya Study Group XXVI
1. Rahadian Prabowo (PT. INDOSPRING, Tbk)
2. Lilia Pasca Riani (Universitas Nusantara PGRI - Kediri)
3. Taufan Yanuar (PT. HSI - Sidoarjo)
4. Eko Susandi (PT Tiga Permata Logistic - Sidoarjo)
5. Benard Budi Santoso (PT Indolakto - Pasuruan)
6. Arif Subagyo (PT Djabes Sejati)
7. Anang Januriandoko (PT Terminal Teluk Lamong)
8. Artha Nugraha Jonar (PT Tiga Permata Ekspres - Sidoarjo)
9. Nunus Agung (HVAC & Refrigeration Specialist)
Sunday, May 10, 2015
Surabaya Study Group XXVI - Strategic Management
IPOMS - Surabaya Study Group akan mengadakan pertemuan belajar bersama dengan konsep diskusi bareng mengusung materi "Strategic Management (Product and Process Positioning Strategy)" dengan detail sebagai berikut :
Materi : Strategic Management
Judul : Peran Production Planning & Control Dalam Process Vs Product Positioning Strategy
Speaker : Yudha Andrian Saputra, ST., MBA. (Dosen Jurusan Teknik Industri, ITS)
Background : S1 : Institut Teknologi Sepuluh Nopember, S2 : National Taiwan University Of Science And Technology.
Adapun pelaksanaan diskusi bersama tersebut adalah pada,
Hari dan Tanggal : Minggu, 7 Juni 2015
Jam : 09.00 - 12.00
Tempat : PT IMS Logistic, Jln Raya Waru KM 15 Aloha, Sidoarjo
Fasilitas : Sertifikat dan makan siang
Untuk kenyamanan peserta dalam belajar dan diskusi bersama, maka peserta akan kita batasi hanya sebanyak 15 peserta saja. Untuk itu segera Bapak / Ibu untuk mengikuti Surabaya Study Group, silahkan mendaftar dengan 2 langkah berikut
1. Pendaftaran
Lakukan pendaftaran sebagai konfirmasi kedatangan dengan mengisi data berikut lalu kirim ke email taufanyanuar@yahoo.com
Nama :
Company / University :
Dept / Position :
Address :
Phone / Mobile :
E-mail :
2. Pembayaran
Setelah melakukan pendaftaran kemudian silahkan melakukan pembayaran dengan commitment fee Rp 200.000 sudah termasuk biaya sertifikat dan makan siang dengan tujuan nomor dan nama rekening sebagai berikut:
Nomor rekening : 465-041-7009
Bank : BCA
Atas nama : Wijanarko Kertowijoyo.
Berikut adalah jadwal dan materi Surabaya Study Group selama tahun 2015 :
a. 12 April 2015 : Change Management
b. 07 Juni 2015 : Product and Process Positioning Strategy
c. Agustus 2015 : Supply Chain Management
d. Oktober 2015 : Improvement Management
e. Desember 2015 : Operation Management
Milis : Surabaya-IPOMS-subscribe@yahoogroups.com
Blog : http://surabayastudygroup.blogspot.com/
Twitter : https://twitter.com/sbystudygroup
Facebook Fanpage : https://www.facebook.com/SurabayaStudyGroup
Sunday, April 12, 2015
Change Management
Perubahan bisnis dan lingkungannya dengan begitu cepat harus diiringi pula dengan manuver-manuver jitu jika tidak ingin terlindas atau kalah dari kompetisi. Perubahan ini tidak hanya berdampak terhadap sistem, tapi juga pelaksana sistem itu sendiri, yaitu Manusia. Yang selanjutnya menjadi masalah adalah elemen manusia merupakan bagian yang memiliki resistensi (penolakan) paling besar.
Renald Kasali dalam artikelnya yang berjudul ”Jangan Takut Melakukan Perubahan!..” menyatakan bahwa perubahan tidak akan mungkin dilakukan dengan hanya merubah sistem tanpa memperhatikan kesiapan manusia-manusianya. Saya berkeyakinan manusia sesungguhnya bukan enggan berubah, melainkan perlu menyadari perubahan itu justru menjadi tuntutan bagi dirinya.
Hari Minggu kemarin, yaitu pada tanggal 12 April 2015, IPOMS - Surabaya Study Group mengadakan belajar dan diskusi bersama dengan materi Change Management yang mengangkat judul"Menggapai Kesuksesan Perubahan dengan Menempatkan Sumber Daya Manusia sebagai Fokus Perubahan”, yang disampaikan oleh Fauzi Arif RH seorang Production Manager di PT Guentner Indonesia. Background pembicara adalah Manager of Change Management, Quality Management, Service Management selama lebih dari 8 tahun serta Production and Planning Control selama 6 tahun.
Diskusi bersama di awali dengan sebuah definisi Manajemen Perubahan, yaitu dimana Perubahan menurut Businessdictionary.com mempunyai arti to make somethings different atau keadaan menjadi berbeda.
Sedangkan Manajemen Perubahan didefinisikan sebagai serangkaian proses-proses, alat-alat dan praktik-praktik yang digunakan untuk mengelola sisi perubahan manusia. (proscii)
Terdapat beberapa langkah atau tahap dalam Change Management dalam melakukan perubahan menurut John P. Kotter, yaitu :
1.Establishing sense of urgency
2.Forming a powerful guiding Coalition
3.Creating a vision
4.Communicating the vision
5.Empowering others to act on vision
6.Planning for and creating short-term wins
7.Consolidating improvements and producing still more change
8.Institutionalizing new approach
(Source: John P. Kotter-HBR)
Dalam Change Management, esensi dalam perubahan secara mendasar bukanlah tentang penerapan teknologi, metode, struktur atau manajer-manajer baru. Akan tetapi perubahan secara esensi mengubah cara manusia dalam berpikir dan berperilaku. Hal ini seperti yang dikutip pada sang master Rumah Perubahan, yaitu Rhenald Kasali dalam RE-CODE your change DNA.
Dan akhirnya acara diskusi bersama Surabaya Study group ditutup dengan quote.
“When the rate of change outside exceeds the rate of change inside, the end is in sight”–Jack Welch
Renald Kasali dalam artikelnya yang berjudul ”Jangan Takut Melakukan Perubahan!..” menyatakan bahwa perubahan tidak akan mungkin dilakukan dengan hanya merubah sistem tanpa memperhatikan kesiapan manusia-manusianya. Saya berkeyakinan manusia sesungguhnya bukan enggan berubah, melainkan perlu menyadari perubahan itu justru menjadi tuntutan bagi dirinya.
Hari Minggu kemarin, yaitu pada tanggal 12 April 2015, IPOMS - Surabaya Study Group mengadakan belajar dan diskusi bersama dengan materi Change Management yang mengangkat judul"Menggapai Kesuksesan Perubahan dengan Menempatkan Sumber Daya Manusia sebagai Fokus Perubahan”, yang disampaikan oleh Fauzi Arif RH seorang Production Manager di PT Guentner Indonesia. Background pembicara adalah Manager of Change Management, Quality Management, Service Management selama lebih dari 8 tahun serta Production and Planning Control selama 6 tahun.
Diskusi bersama di awali dengan sebuah definisi Manajemen Perubahan, yaitu dimana Perubahan menurut Businessdictionary.com mempunyai arti to make somethings different atau keadaan menjadi berbeda.
Sedangkan Manajemen Perubahan didefinisikan sebagai serangkaian proses-proses, alat-alat dan praktik-praktik yang digunakan untuk mengelola sisi perubahan manusia. (proscii)
Terdapat beberapa langkah atau tahap dalam Change Management dalam melakukan perubahan menurut John P. Kotter, yaitu :
1.Establishing sense of urgency
2.Forming a powerful guiding Coalition
3.Creating a vision
4.Communicating the vision
5.Empowering others to act on vision
6.Planning for and creating short-term wins
7.Consolidating improvements and producing still more change
8.Institutionalizing new approach
(Source: John P. Kotter-HBR)
Dalam Change Management, esensi dalam perubahan secara mendasar bukanlah tentang penerapan teknologi, metode, struktur atau manajer-manajer baru. Akan tetapi perubahan secara esensi mengubah cara manusia dalam berpikir dan berperilaku. Hal ini seperti yang dikutip pada sang master Rumah Perubahan, yaitu Rhenald Kasali dalam RE-CODE your change DNA.
Dan akhirnya acara diskusi bersama Surabaya Study group ditutup dengan quote.
“When the rate of change outside exceeds the rate of change inside, the end is in sight”–Jack Welch
Acara diskusi bersama Surabaya Study Group kali ini adalah diskusi bersama yang dihelat oleh Pengurus Baru periode 2015 - 2020. Dimana acara kemarin dihadiri oleh 12 peserta dan 1 pemateri.
1. Judha Purwana (CEVA Logistics - Surabaya)
2. Edi Priyanto (CEVA Logistics - Surabaya)
3. Rahadian Prabowo (PT. INDOSPRING, Tbk - Gresik)
4. Lilia Pasca Riani (Universitas Nusantara PGRI - Kediri)
5. Wijanarko Kertowijoyo (PT Tiga Permata Logistik - Jakarta)
6. Galeh Pamungkas (PT Kino Indonesia - Sidoarjo)
7. Benard Budi Santoso (PT Indolakto - Pasuruan)
8. Artha Nugraha Jonar (PT Tiga Permata Logistik - Sidoarjo)
9. Ias Fatra (GAC Samudera Logistics - Surabaya)
10. Dedy Setiawan (PT. Ecco Indonesia - Sidoarjo)
11. Taqwanur (PT Excellent Kencana - Surabaya)
12. Andy Hendrawan (Havi Logistics - Surabaya)
Tuesday, March 17, 2015
Surabaya Study Group XXV - Change Management
IPOMS - Surabaya Study Group akan mengadakan pertemuan belajar bersama dengan konsep diskusi bareng dengan materi Change Management dengan detail sebagai berikut :
Materi : Change Management
Judul : "Menggapai Kesuksesan Perubahan dengan Menempatkan Sumber Daya Manusia sebagai Fokus Perubahan”,
Speaker : Fauzi Arif RH (Production Manager - PT Guentner Indonesia)
Background speaker adalah seorang praktisi yang telah berkecimpung sebagai Manager of Change Management, Quality Management, Service Management selama lebih dari 8 tahun, serta sebagai Production and Planning Control = 6 tahun
Adapun pelaksanaan diskusi bersama tersebut adalah pada,
Hari dan Tanggal : Minggu, 12 April 2015
Jam : 09.00 - 12.00
Tempat : PT IMS Logistic, Jln Raya Waru KM 15 Aloha, Sidoarjo
(Selengkapnya silahkan lihat peta di attachment)
Fasilitas : Sertifikat dan makan siang
Untuk kenyamanan peserta dalam belajar dan diskusi bersama, maka peserta akan kita batasi hanya sebanyak 15 peserta saja. Untuk itu segera Bapak / Ibu untuk mengikuti Surabaya Study Group, silahkan mendaftar dengan 2 langkah berikut
1. Pendaftaran
Lakukan pendaftaran sebagai konfirmasi kedatangan dengan mengisi data berikut lalu kirim ke email taufanyanuar@yahoo.com
Nama :
Company / University :
Dept / Position :
Address :
Phone / Mobile :
E-mail :
2. Pembayaran
Setelah melakukan pendaftaran kemudian silahkan melakukan pembayaran dengan commitment fee Rp 200.000 sudah termasuk biaya sertifikat dan makan siang dengan dikirimkan ke tujuan nomor dan nama rekening sebagai berikut:
Bank : BCA Nomor rekening : 465-041-7009
Atas nama : Wijanarko Kertowijoyo.
Berikut adalah jadwal dan materi Surabaya Study Group selama tahun 2015 :
a. 12 April 2015 : Change Management
b. Juni 2015 : Productivity
c. Agustus 2015 : Supply Chain Management
d. Oktober 2015 : Improvement Management
e. Desember 2015 : Operation Management
surabayastudygroup@gmail.com
Milis
Surabaya-IPOMS-subscribe@yahoogroups.com
Blog
http://surabayastudygroup.blogspot.com/
https://twitter.com/sbystudygroup
Facebook Fanpage
Surabaya Study Group
Sunday, March 8, 2015
Susunan Pengurus Surabaya Study Group periode 2015 - 2019
KOPDAR-7
Rapat pengurus Surabaya Study Group yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 8 Maret 2015, di Mokko Factory, Lippo Plaza Sidoarjo dapat berjalan dengan lancar.
Hasil rapat memutuskan dengan beberapa kesepakatan bersama, yaitu diantaranya adalah Struktur Organisasi dan Susunan Pengurus Surabaya Study Group periode 2015 - 2019
Susunan struktur organisasi IPOMS Surabaya Study Group periode 2015 – 2019 adalah sebagai berikut:
Ketua : Rahadian Prabowo (SSG-036)
Sekretaris : Lilia Pasca Riani (SSG-029)
Koordinator Materi : Artha Nugraha Jonar (SSG-002)
Public Relation : Taufan Yanuar (SSG-007)
Tim Penasehat dengan ketua Fauzi Arif RH (SSG-004), dan anggota Tim Penasehat terdiri dari Arif Subagyo (SSG-001), Wijanarko Kertowijoyo (SSG-009) dan Benard Budi Santoso (SSG-003).
Rapat pengurus Surabaya Study Group yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 8 Maret 2015, di Mokko Factory, Lippo Plaza Sidoarjo dapat berjalan dengan lancar.
Hasil rapat memutuskan dengan beberapa kesepakatan bersama, yaitu diantaranya adalah Struktur Organisasi dan Susunan Pengurus Surabaya Study Group periode 2015 - 2019
Susunan struktur organisasi IPOMS Surabaya Study Group periode 2015 – 2019 adalah sebagai berikut:
Ketua : Rahadian Prabowo (SSG-036)
Sekretaris : Lilia Pasca Riani (SSG-029)
Koordinator Materi : Artha Nugraha Jonar (SSG-002)
Public Relation : Taufan Yanuar (SSG-007)
Tim Penasehat dengan ketua Fauzi Arif RH (SSG-004), dan anggota Tim Penasehat terdiri dari Arif Subagyo (SSG-001), Wijanarko Kertowijoyo (SSG-009) dan Benard Budi Santoso (SSG-003).
Semoga dengan susunan struktur organisasi yang baru ini IPOMS Surabaya Study Group dapat terus menunjukkan eksistensi di kalangan user dan company di Surabaya dan bahkan di Jawa Timur.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Related Posts
-
OpinionDay #12 Oleh Taufan Yanuar (SSG-007) Pengurus IPOMS Chapter Surabaya - Surabaya Study Group mengucapkan terima kasih yang sebesar-...
-
Surabaya Study Grup mengadakan Professional Networking Forum yang akan membahas dan mendiskusikan tema "Perbaikan Berkelanjutan dal...
-
Kopdar ke-13 Ngobrol bareng rekan Surabaya Study Group di Rollaas Cafe Cito . Mendekati 1 tahun terakhir kepengurusan dari IPOMS Sura...
-
KOPDAR-8 Pukul 11.00 diadakan kopdar bersama oleh IPOMS Surabaya yang diadakan di Rollaas Cafe, Cito Mall pada hari Sabtu, tanggal 7 Mei 2...
-
Kajian Tata Hubungan Struktur Organisasi, Kepemimpinan Stratejik, Kemampuan Perbaikan Berkelanjutan, Dinamika Lingkungan Perusahaan Dan Kine...







